Rakor Lazismu Se-Kabupaten Malang

Rakor Lazismu Se-Kabupaten Malang: Perkuat Sinergi dan Persiapan Program Qurban Idul Adha 1447 H

Lazismu Kabupaten Malang menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama seluruh Kantor Layanan Lazismu (KLL) se-Kabupaten Malang pada Ahad, 26 April 2025. Forum strategis ini menjadi ajang konsolidasi penuh untuk mematangkan persiapan program Idul Adha 1447 H, sekaligus mengevaluasi capaian program Ramadan dan Idul Adha tahun sebelumnya secara komprehensif.

RendangMu: Program Qurban Berbasis Ketahanan Pangan yang Terus Berkembang

Salah satu agenda utama yang dibahas secara mendalam dalam rakor ini adalah program unggulan RendangMu — program qurban inovatif yang telah dijalankan Lazismu Wilayah Jawa Timur sejak tahun 2019. Program ini lahir dari semangat yang sederhana namun berdampak besar: mewujudkan ketahanan pangan melalui daging qurban yang dikemas dalam bentuk rendang siap saji.

Lantas, mengapa harus RendangMu? Jawabannya terletak pada dua kekuatan utamanya: jangkauan distribusi yang luas dan pemerataan akses daging qurban. RendangMu mampu menjangkau daerah-daerah terpencil, wilayah terdampak bencana, bahkan hingga Palestina — tempat di mana distribusi daging segar sama sekali tidak memungkinkan.

Produk RendangMu dikemas menggunakan kemasan dari PRONAS, namun isi di dalamnya adalah daging sapi pilihan berkualitas yang merupakan hasil sembelihan resmi Lazismu — memastikan setiap kaleng yang terdistribusi memenuhi standar syariat dan kualitas pangan yang terjamin.

Skema Qurban RendangMu 1447 H

Dalam Rakor ini, skema qurban RendangMu untuk 1447 H pun dipaparkan secara rinci. Pequrban yang berkurban 1/7 bagian sapi dengan nilai Rp3.500.000 akan mendapatkan 24 kaleng RendangMu dari total keseluruhan 75 kaleng yang dihasilkan per ekor sapi. Sisanya akan didistribusikan kepada masyarakat di daerah-daerah yang minim hewan qurban — memastikan manfaat qurban benar-benar merata dan menyentuh mereka yang paling membutuhkan.

Target Baru, Tata Kelola Lebih Akuntabel

Rakor ini juga menegaskan komitmen Lazismu Kabupaten Malang untuk menetapkan target-target baru yang lebih terukur, sehingga setiap program dapat terlaporkan, tercatat, dan teraudit dengan lebih tepat dan efisien. Seluruh perwakilan KLL yang hadir turut berdiskusi aktif mengenai bagaimana setiap program dan kegiatan yang berlangsung di seluruh wilayah Kabupaten Malang dapat dipublikasikan secara lebih baik dan merata kepada masyarakat luas.

Evaluasi Ramadan 1447 H dan Idul Adha 1446 H

Sesi penutup rakor diisi dengan sesi pelaporan dan evaluasi yang komprehensif dari dua periode sebelumnya.

Untuk Ramadan 1447 H, forum mendiskusikan total keseluruhan zakat yang berhasil dihimpun beserta pola distribusinya kepada mustahik di berbagai wilayah.

Sementara untuk Idul Adha 1446 H, evaluasi mencakup data jumlah masjid dan mushola di masing-masing daerah, jumlah hewan qurban baik sapi maupun kambing, pola distribusi yang diterapkan, pemetaan wilayah yang masih kekurangan pasokan hewan qurban, efektivitas sosialisasi program RendangMu di daerah tersebut, hingga berbagai kendala yang ditemui di lapangan. Semua temuan tersebut kemudian didiskusikan bersama untuk merumuskan solusi-solusi konkret yang dapat diterapkan pada pelaksanaan Idul Adha 1447 H mendatang.

Rakor Lazismu se-Kabupaten Malang ini bukan sekadar pertemuan rutin — ia adalah wujud nyata dari komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan, memperluas dampak distribusi, dan memastikan setiap amanah dari para donatur dapat dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya. Dengan semangat sinergi yang kuat dan program RendangMu yang terus dioptimalkan, Lazismu Kabupaten Malang siap menjadikan Idul Adha 1447 H sebagai momentum berbagi yang lebih bermakna, lebih merata, dan lebih berdampak. 🐄🤲🏻

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *