Mengenal Sosok Inovatif Umar bin Khattab dalam Kejayaan Islam

Umar bin Khattab merupakan sosok sahabat Rasulullah SAW yang sekaligus pernah menjabat sebagai kepala negara. Semasa kepemimpinan beliau, banyak jasa yang telah diberikan sepanjang sejarah peradaban Islam. Termasuk pula beliau adalah sarana dalam kemasyhuran mengenalkan kalender Hijriyah dan menentukan bulan-bulan Islam.

Hal tersebut bermula karena adanya persoalan terkait dokumen pengangkatan Abu Musa Al-Asy’ari sebagai gubernur di Basrah. Abu Musa yang mengalami kebingungan mengenai surat dokumen pengangkatan pun mengungkapkan kepada Khalifah Umar. Kemudian Khalifah Umar mengundang beberapa sahabatnya untuk menyusun kalender Islam. Diantaranya Ali bin Abi Thalib, Abdurrahman bin Auf RA, Sa’ad bin Waqqas, serta Thalhah bin Ubaidillah. Terdapat empat usulan, pertama, kalender Islam dimulai saat kelahiran Nabi yakni Tahun Gajah. Kedua, menggunakan dimulainya kalender Hijriyah dengan wafatnya Nabi. Ketiga, dapat menggunakan tahun dimana diangkatnya Rasul. Keempat, dimulai dengan tahun hijrahnya Rasulullah SAW ke Madinah. Usulan terakhir adalah usulan dari Ali bin Abi Thalib yang kemudian disepakati dari berbagai pihak.

Setelah menyepakati awal tahun baru Islam, mereka melanjutkan untuk mendiskusikan bulan pertama dalam mengawali tahun Islam. Usulan pertama jatuh pada pemilihan bulan Rabi’ al-Awwal, karena Rasulullah SAW mulai berhijrah di bulan tersebut. Namun Khalifah Umar menolak dan mengusulkan agar bulan Muharram dijadikan bulan yang mengawali tahun, karena adanya wacana hijrah dimulai setelah membaiat Rasulullah SAW, yang kemudian dilaksanakan di penghujung bulan Dzulhijjah yaitu bulan Muharram. Oleh sebab itu, Muharram dipilih serta disepakati menjadi bulan pembuka dalam tahun Hijriyah.

Terdapat hikmah yang dapat dipetik dari kisah tersebut, bahwa dengan sosok beliau yang sangat inovatif, mengumpulkan para sahabatnya dan mendiskusikan terkait penetuan kalender Hijriyah dapat memudahkan umat Islam dalam melaksanakan ibadah-ibadah tertentu. Tidak hanya itu, dalam bidang sosial juga dapat memudahkan sistem administrasi suatu instansi. Peristiwa-peristiwa penting dalam sejarah Islam seperti hari kelahiran Rasulullah SAW, kehidupannya, hari wafatnya Rasulullah SAW pun dicatat dalam kalender tersebut.

Selain itu, dengan ide-ide inovatif Khalifah Umar, ada makna dan pesan bahwa sebagai umat muslimin jangan ragu untuk mengorbankan harta, ikatan keluarga untuk membela kebenaran, meninggalkan yang bathil dan menjalankan yang haq.

Referensi :
majalah Matahati Edisi 19

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *