Sepatu & Tas Baru untuk Hari Senin: Hadiah Kecil bagi Harapan Besar Adisti dan Rasyid

Kabupaten Malang, Jumat (11/07/2025) – Menyambut tahun ajaran baru, LAZISMU Kabupaten Malang salurkan bantuan paket school kit di bawah Pilar Program Pendidikan berupa tas dan sepatu sekolah kepada anak-anak dari keluarga dhuafa. Kali ini, bantuan diserahkan kepada Adisti dan Rasyid.

Adisti yang kini naik ke kelas 6 SD dan Rasyid yang akan duduk di kelas 3 SD merupakan dua anak dari Ibu Arik, seorang ibu tunggal yang gigih berjuang memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, penerima bantuan dari program bantuan sembako dhuafa rutin LAZISMU.

Dalam momen penyaluran kali ini, proses dilakukan dengan cara yang berbeda dari biasanya. Bila umumnya paket school kit akan dibelanjakan terlebih dulu oleh tim program, kini Adisti, Rasyid, dan Ibu Arik ikut serta dalam proses pemilihan langsung tas dan sepatu yang mereka butuhkan.

Dalam suasana hangat dan sederhana, Rasyid dengan cepat menemukan sepatu sekolah impiannya dan langsung menyerahkannya kepada tim LAZISMU yang mendampingi. Tak lama berselang, Adisti dan Ibu Arik mendekat membawa sepatu dengan model serupa.

“Biar sama kaya adiknya,” tutur Bu Arik sembari tersenyum dan ikut menyerahkan sepatu pilihan sang putri kepada tim program LAZISMU.

Untuk pilihan tas, Adisti memilih ransel berwarna coklat muda polos, sementara Rasyid langsung memilih tas bergambar Spider-Man yang tampak menarik perhatiannya sejak memasuki toko.

“Alhamdulillah, dua pasang sepatu dan dua buah tas sekolah milik Adisti dan Rasyid sudah selesai dibelanjakan. Semoga bisa bermanfaat untuk kebutuhan sekolah mereka ke depannya,” ujar Badrul, tim program LAZISMU yang mendampingi kegiatan penyaluran ini.

Bu Arik, yang sehari-hari bekerja sebagai ojek offline, juga membuka jasa cuci pakaian dan bersih-bersih kos, tak mampu menyembunyikan rasa haru dan syukurnya. Penghasilannya yang serba tidak menentu dan sering kali hanya dibayar seikhlasnya, belum cukup untuk menutupi kebutuhan dasar. Terlebih lagi, ia dan anak-anaknya beberapa waktu lalu baru saja diusir dari tempat tinggal sementara mereka akibat terlambat membayar. Untuk bisa tetap bekerja, Bu Arik bahkan harus menggadaikan alat komunikasinya guna menebus motornya yang baru saja selesai diservis, yang menjadi alat utama mencari nafkah.

“Saya berterima kasih karena LAZISMU sudah beberapa kali membantu saya dan anak-anak. Mulai dari sembako, sampai sekarang tas juga sepatu anak-anak untuk sekolah Senin besok. Terima kasih kepada tim LAZISMU, kepada donatur juga. Semoga selalu diberi keberkahan atas kebaikan yang sudah disalurkan kepada saya dan anak-anak. Selalu diberi kesehatan juga, sekali lagi terima kasih,” ujar Bu Arik.

LAZISMU Kabupaten Malang terus berkomitmen untuk hadir membantu masyarakat yang membutuhkan melalui berbagai program sosial dan pemberdayaan. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga dhuafa dalam mempersiapkan pendidikan anak-anak mereka dan menjadi penyemangat di awal tahun ajaran baru.

Penulis : Awaliya Qotrun Nada

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *